![]() |
| Rapat- Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar rapat koordinasi bersama mitra kerja di lingkup Pemprov sulteng. FOTO: Dedi Rahmat Dai |
Reporter/editor : Dedi Rahmat Dai/Moh Ridwan
RAPAT koordinasi mitra komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah, yang dipimpini langsung Ketua Komisi, Dra, Hj. Sri Indrianingsi Lalusu, MBA mengatakan bahwa inspektorat lamban menangani pemeriksaan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulteng.
Menurut Sri, banyaknya Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) OPD Sulteng beberapa tahun belakangan ini, Inspektorat selalu di dahului Badan pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan sulteng. Seharusnya menurut dia, pihak Inspektorat yang lebih sigap menangani temuan-temuan yang tak wajar di OPD tertentu.
“Jika diperhatikan Pihak BPK yang selalu mendahului Inspektorat dalam temuan dibeberapa OPD dilingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, seharusnya Inspektorat malu dan harus gesit melakukan kordinasi dengan beberapa OPD yang terindikasi, jangan terkesan lamban dan seolah tidak bekerja,” ujar, Senin (27/2).
Melihat pergerakan terkesan lambat, Politisi PDIP itu, mengaku kecewa atas kerja-kerja yang dilakukan pihak Inspektorat Sulteng. Bahkan, Sorotan pedas pun dilontarkan yang membuat Inspektorat tertekuk diam.
Sri mengaku geram, ketika Sekertaris Dewan (Sekwan) yang terindikasi dugaan Korupsi, Inspektorat hanya diam dan tidak menindak lanjuti hasil temuan tersebut.
“Belum lama ini Sekwan terindikasi Korupsi, tetapi pihak inspektorat tidak menindak lanjuti hasil temuan yang di dapatkan oleh BPK,” pungkasnya.***

0 komentar:
Posting Komentar