Modus Baru Pungli di Jalur Palu-Parigi
Reporter/biro parmout: Roy lasakkaParigi,- PATROLI Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Parmout dibantu anggota Polsubsektor Parigi Utara membersihkan pohon tumbang di KM 5 jalur Palu-Parigi yang sudah menutupi badan jalan pada Rabu malam (19/7). Diduga, pohon tumbang yang menutupi badan jalan itu sengaja dilakukan dan dianggap modus gaya baru melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara yang melintas di jalur Palu-Parigi.
Demikian yang diungkapkan Kapolres Parmout, AKBP Sirajudin Ramli melalui pesan WhatsApp kepada Kaili Post. Sirajudin mengatakan, pasca terjadinya longsor dibeberapa titik di jalur Palu-Parigi akibat intensitas curah yang begitu tinggi, tampaknya mulai dimanfaatkan oleh orang sengaja ingin mendapat uang dari hasil pungli.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan, pohon tumbang tersebut juga sebagai modus melakukan pemalakan terhadap pengendara, baik roda dua maupun roda empat yang melintas di jalur Palu-Parigi. "Pengendara harus berhati-hati. Jika menemukan ada pohon tumbang yang menutupi badan jalan, alangkah baiknya kembali lagi atau melaporkan hal itu kepada Polisi. Pengendara jangan hanya berdiam di tempat tumbangnya pohon, karena hal itu hanyalah modus orang-orang yang melakukan pungli atau memalak," ujarnya.
Ia menambahkan, longsor yang terjadi dibeberapa titik di jalur Palu-Parigi belum lama ini, sebagiannya ada pula yang dimanfaatkan oleh warga mengais rejeki.
Sehingga, terjadinya longsor di jalur Palu-Parigi seperti itu, pihaknya langsung menurunkan anggota untuk melakukan pengamanan serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar menurunkan alat berat. "Kami akan tetap melakukan patroli untuk menciptakan rasa aman dan nyaman terhadap pengendara yang melintas di jalur Palu-Parigi," katanya.

0 komentar:
Posting Komentar