728x90 AdSpace

  • Latest News

    Selasa, 18 Juli 2017

    Gelar Perayaan HPI Tanpa Kompetisi

    POLA BARU ALA PEMUDA GKST
    reporter/editor: Darwis waru 

    Poso,- ADA YANG Menarik dari pelaksanaan perayaan Hari Pekabaran Injil (HPI), klasis Poso kota bersaudara. Berbeda dengan pelaksanaan HPI di kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten Poso, para pemuda GKST klasis Poso kota tidak memperlombakan perhelatan olah raga dan seni, hal tersebut dimaksudkan sebagai bentuk koreksi internal atas perhelatan perayaan HPI tahun-tahun sebelumnya.

    “kita mencoba melakukan perubahan secara bertahap, dengan mengedepankan substansi daripada seremoni. Jadi tahun ini kita tidak menggelar perlombaan tapi melakukan serangkaian kegiatan kreatifitas yang sifatnya bukan kompetisi, dengan harapan semua peserta bisa mendapatkan ruang yang sama tanpa menonjolkan kelompok jemaat masing-masing”, kata Pendeta muda Gereja Eben Haezer Ranononcu, Kelurahan Ranononcu,  Dedy Darmawan Tumonggi.

    Begitulah dasar pemikiran pemuda GKST Poso kota, menarik simpati teolog muda lainnya, tidak tanggung-tanggung selain menggeser paradigma berpikir konservatif, juga diharapkan memupuk kemandirian pemuda GKST dalam menyongsong tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif. “Jujur saja, selama ini memang terkesan perhelatan HPI hanya jadi sarana reuni dari tahun ke tahun, jadi langkah yang coba ditempuh oleh pemuda GKST Poso kota perlu diapresiasi, selain meminimalisir dana pelaksanaan kegiatan, juga memupuk kemandirian pemuda, khususnya dalam hal wira usaha”, jelas pegiat Komunitas Gusdurian Poso, Ronald Mosiangi.

    Ronald menambahkan, apa yang sedang diperagakan oleh pemuda GKST Poso kota, sesungguhnya memberi signal perlunya Sinode GKST melakukan evaluasi secara bertahap dalam hal pembinaan pemuda, dengan harapan pendekatan seremonial yang selama ini masih sering diperagakan, secara bertahap bisa mengarah pada upaya pemandirian.

    ”Mereka adalah usia produktif yang diharapkan bisa menjadi lokomotif dalam mengembangkan ekonomi jemaat, karena itu mereka perlu pelatihan secara kongkrit, daripada sekedar larut dalam perlombaan yang juga sering dilakukan oleh karang taruna di desa dan sekolah di mana mereka berada”, tambah Ronald, mengajak kaum muda untuk berkiprah sesuai dengan tantangan zaman saat ini.

    Diketahui, perayaan HPI yang dibuka oleh Bupati Poso, Darmin Agustinus Sigilipu, Senin, 17 Juli 2017 lalu di Gereja Eben Haezer Ranononcu, menggelar sejumlah kegiatan kreatifitas antara lain, pagelaran seni, pagelaran olah raga tradisional tanpa memperebutkan juara, whorksop seni mural, dan kewirausahaan. **  


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Gelar Perayaan HPI Tanpa Kompetisi Rating: 5 Reviewed By: iksan
    Scroll to Top