Di 12 INSTANSI, NEGERI DAN SWASTA
reporter/editor: Darwis waru Poso,- UNTUK Kesekian kalinya, Universitas Kristen Tentena (Unkrit), melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKP). Kali ini, giliran Fakultas Ekonomi (Fekon) dilirik oleh sejumlah instansi pemerintah dan swasta sebagai mitra dalam memacu kinerja instansi dan perusahaan masing-masing.
Menariknya, meski berkampus di Tentena, sasaran praktek mahasiswa ekonomi itu tersebar di beberapa kabupaten-kota. Tersebutlah kantor walikota Palu, Bank Indonesia (BI), BPJS kesehatan, kantor pajak, dinas tenaga kerja, dan BPS Palu. Sementara di kabupaten Poso dan Morowali, Fekon Unkrit menempatkan sejumlah mahasiswanya pada dinas tata kota, PDAM, P.T.Sinar Mas Agro, BKD Morowali, Sekolah Dasar Negeri desa Lena, serta bank Yapis di Tentena.
“Dengan adanya program kegiatan praktek kerja profesi ini, kita berharap mutu dan kualitas mahasiswa kita lebih teruji, sehingga ke depan lulusan kami siap masuk dunia kerja”, kata Dekan Fakultas Ekonomi, Ch.Fajar Sangkide.
Ia menambahkan, di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif saat ini, mahasiswa tidak bisa lagi sekedar mengandalkan setumpuk teori, mereka harus lebih memahami dan merasakan langsung tantangan sebuah perusahaan, termasuk instansi pemerintah.
Sementara itu, Rektor Unkrit, Ammosius Meringgi, yang dikonfirmasi Kaili Post melalui telepon selulernya menyatakan, selain PKP yang sudah tercatat dalam kelender akademik, pihaknya kini sedang memantapkan komunikasi dengan sejumlah jaringan kerja Unkrit, dengan harapan selain mahasiswa bisa merasakan dunia kerja sebelum menyelesaikan perkuliahan, mereka juga terbuka peluang untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Diketahui, pelaksanaan PKP Unkrit akan berlangsung selama dua bulan, dari 5 Juni sampai 31 Juli 2017, dengan melibatkan 24 orang mahasiswa. “Jadi kurang lebih dua bulan mereka belajar dan bekerja sesuai penempatan masing-masing, sementara pihak kampus akan memantau dan melakukan evaluasi secara berkala”, kata salah seorang dosen fakultas ekonomi Unkrit. **

0 komentar:
Posting Komentar