Reporter/biro parmout : Roy Lasakka
Parmout,- BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) menyalurkan bantuan logistik alakadar pasca bencana yang melanda tiga wilayah, yakni Desa Ogomojolo Lambori Kecamatan Tomini Barat, Desa Tolole Kecamatan Ampibabo dan Desa Sausu Piore Kecamatan Sausu.
Demikian yang diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Parmout melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Saiful Bahri Yohla kepada Kaili Post di ruang kerjanya, Senin (17/7). Saiful mengatakan, pemberian bantuan berupa logistik alakadar tersebut berupa makanan siap saji bagi warga yang menjadi korban selama proses perbaikan maupun pembersihan rumah pasca bencana.
Hanya saja, untuk mendapatkan bantuan logistik alakadar yang dapat dikomsumsi selama tiga atau empat hari tersebut harus melalui pengajuan proposal dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat kepada BPBD Kabupaten Parmout.
Pasalnya, untuk memenuhi pengajuan proposal untuk bantuan logistik alakadar tersebut, pihaknya akan menindaklanjutinya ketingkat bagian keuangan Seretariat Daerah (Setda) Kabupaten Parmout.
"Setiap pasca bencana, rumah-rumah warga yang terkena korban bencana harus membersihkan rumah-rumahnya. Dalam proses pembersihan itu, tentunya warga membutuhkan pasokan makanan siap saji. Apalagi, ketika dilanda bencana alam, pasokan makanan milik warga ikut terkena dampak dari bencana," ujarnya.
Ia mengatakan, sasaran dari bantuan logistik alakadar tersebut, yakni diperuntukan bagi wilayah yang terkena bencana berstatus daerah.
Sedangkan tiga wilayah tersebut kata dia, masih berstatus bencana daerah yang layak untuk mendapatkan bantuan logistik alakadar selama proses pemulihan. Selain tiga wilayah tersebut, Desa Uevolo Kecamatan Siniu juga belum lama ini dilanda bencana banjir yang statusnya sama.
Hanya saja, untuk bencana banjir di Desa Uevolo tersebut, pemberian bantuan logistik alakadar tersebut masih dalam tahapan proses karena Pemdes setempat baru melayangkan proposal pengajuannya.
Menurutnya, beberapa wilayah di Kabupaten Parmout yang dilanda bencana banjir akibat intensitas hujan, yang tinggi selama beberapa bulan terakhir didominasi bencana musiman. Namun, bencana musiman yang sering kali melanda beberapa wilayah tersebut, dari tahun ke tahun semakin bertambah parah. Contohnya, bencana banjir yang melanda Desa Sausu Piore, yang dari tahun ke tahun semakin parah dan mengakibatkan kerusakan hingga kerugian begitu parah.
"Wilayah yang sering terkena bencana musiman, yang dari tahu ke tahun semakin parah itu harus menjadi perhatian. Tidak hanya pemerintah saja, masyarakat pun harus ikut pula memperhatikan hal-hal yang dapat mengakibatkan semakin parahnya bencana alam seperti tidak melakukan penebangan pohon misalnya," tandasnya. ***
Parmout,- BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong (Parmout) menyalurkan bantuan logistik alakadar pasca bencana yang melanda tiga wilayah, yakni Desa Ogomojolo Lambori Kecamatan Tomini Barat, Desa Tolole Kecamatan Ampibabo dan Desa Sausu Piore Kecamatan Sausu.
Demikian yang diungkapkan Kepala BPBD Kabupaten Parmout melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Saiful Bahri Yohla kepada Kaili Post di ruang kerjanya, Senin (17/7). Saiful mengatakan, pemberian bantuan berupa logistik alakadar tersebut berupa makanan siap saji bagi warga yang menjadi korban selama proses perbaikan maupun pembersihan rumah pasca bencana.
Hanya saja, untuk mendapatkan bantuan logistik alakadar yang dapat dikomsumsi selama tiga atau empat hari tersebut harus melalui pengajuan proposal dari Pemerintah Desa (Pemdes) setempat kepada BPBD Kabupaten Parmout.
Pasalnya, untuk memenuhi pengajuan proposal untuk bantuan logistik alakadar tersebut, pihaknya akan menindaklanjutinya ketingkat bagian keuangan Seretariat Daerah (Setda) Kabupaten Parmout.
"Setiap pasca bencana, rumah-rumah warga yang terkena korban bencana harus membersihkan rumah-rumahnya. Dalam proses pembersihan itu, tentunya warga membutuhkan pasokan makanan siap saji. Apalagi, ketika dilanda bencana alam, pasokan makanan milik warga ikut terkena dampak dari bencana," ujarnya.
Ia mengatakan, sasaran dari bantuan logistik alakadar tersebut, yakni diperuntukan bagi wilayah yang terkena bencana berstatus daerah.
Sedangkan tiga wilayah tersebut kata dia, masih berstatus bencana daerah yang layak untuk mendapatkan bantuan logistik alakadar selama proses pemulihan. Selain tiga wilayah tersebut, Desa Uevolo Kecamatan Siniu juga belum lama ini dilanda bencana banjir yang statusnya sama.
Hanya saja, untuk bencana banjir di Desa Uevolo tersebut, pemberian bantuan logistik alakadar tersebut masih dalam tahapan proses karena Pemdes setempat baru melayangkan proposal pengajuannya.
Menurutnya, beberapa wilayah di Kabupaten Parmout yang dilanda bencana banjir akibat intensitas hujan, yang tinggi selama beberapa bulan terakhir didominasi bencana musiman. Namun, bencana musiman yang sering kali melanda beberapa wilayah tersebut, dari tahun ke tahun semakin bertambah parah. Contohnya, bencana banjir yang melanda Desa Sausu Piore, yang dari tahun ke tahun semakin parah dan mengakibatkan kerusakan hingga kerugian begitu parah.
"Wilayah yang sering terkena bencana musiman, yang dari tahu ke tahun semakin parah itu harus menjadi perhatian. Tidak hanya pemerintah saja, masyarakat pun harus ikut pula memperhatikan hal-hal yang dapat mengakibatkan semakin parahnya bencana alam seperti tidak melakukan penebangan pohon misalnya," tandasnya. ***

0 komentar:
Posting Komentar