reporter/biro morowali : Bambang sumantri
Morowali,- KOMISI Pemilihan Umum Derah (KPUD) Morowali menggelar rangkaian kegiatan launching tahapan pilkada, maskot dan jingle pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Morowali tahun 2018 di Lapangan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sabtu (22/7/2017) malam pekan kemarin.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Morowali, Anwar Hafid, Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU RI, Ilham Saputra, Ketua KPU Sulteng, Sahran Raden, Komisioner KPU Sulteng, Syamsul Y Gafur, perwakilan Partai Politik dan sekitar sepuluh ribu masyarakat yang memenuhi lapangan Marsaoleh.
Dalam sambutannya, Ketua KPUD Morowali, Wahyudin Abdul Wahid mengatakan, berdasarkan peraturan KPU dan UU no 10 tahun 2016 bahwa hak konstitusional masyarakat akan dilayani pada saat Pilkada Morowali jika memiliki KTP Elektronik. "Saya sangat berharap kepada masyarakat untuk sesegera mungkin untuk melakukan perekaman KTP, karena pada saat pemungutan suara tanggal 27 Juni 2018, masyarakat yang belum memiliki KTP Elektronik dan belum terdaftar dalam daftar pemilih tidak dapat terlayani hak konstitusionalnya" jelasnya.
Sementara, ketua KPU Sulteng, Sahran Raden berharap kepada seluruh masyarakat Morowali yang memiliki hak pilih untuk berbondong-bondong datang ke TPS pada saat pemungutan suara di Pilkada 2018 mendatang, serta menjaga keamanan demi mensukseskan Pilkada di Morowali.
"Saya berpesan kepada masyarakat bahwa pada tanggal 27 Juni 2018, masyarakat tanpa diundang berbondong-bondong datang ke TPS untuk melakukan pemungutan suara, dan mari kita kawal dan jaga pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Morowali, kita jaga persatuan, persaudaraan untuk keamanan, dan terpilihnya pemimpin yang akan datang yang akan memajukan Kabupaten Morowali untuk mensejahterakan rakyatnya" ungkapnya.
Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU RI, Ilham Saputra menyampaikan kepada seluruh partai politik agar melakukan konsultasi terkait pelaksanaan pemilu di kantor KPU. "Kepada seluruh partai politik, kalau mau konsultasi terkait pelaksanaan pemilu, silahkan datang ke kantor KPU untuk melakukan konsultasi, tidak boleh mengundang komisioner KPU untuk melakukan pertemuan di rumah, hotel dan sebagainya, sebab itu melanggar aturan" tegasnya.
Dia juga menambahkan, launching yang digelar KPUD Morowali menandakan bahwa seluruh pihak yang terkait sudah begitu antusias untuk ikut serta dalam Pilkada yang akan digelar secara serentak dengan 171 daerah lainnya di Indonesia pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.
Jumlah masyarakat yang membludak tersebut dikarenakan kehadiran juara Dangdut Academy 4 asal Desa Bakala Kecamatan Bungku Selatan,Fildan Rahayu yang membuat histeris para penonton. Nyaris terjadi keributan karena penonton yang memaksakan masuk ke dalam. Pagar tali pembatas panggung, namun akhirnya dapat diatasi oleh aparat keamanan dari TNI/Polri dan Satpol PP.
Fildan sendiri yang ditanyakan usai konser soal Pilkada Morowali tahun 2018 mengatakan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya, memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani, jujur dan amanah sehingga dapat membawa Kabupaten Morowali menuju arah yang lebih baik lagi ke depan. "Saya berharap agar masyarakat Morowali yang sudah wajib pilih dapat menggunakan haknya pada Pilkada mendatang sehingga mendapatkan pemimpin yang amanah untuk kabupaten Morowali yang lebih baik lagi ke depan" tuturnya.
Masih dalam rangkaian kegiatan KPUD, pada Minggu (23/7/2017), digelar jalan sehat yang diikuti sekitar 2.000 wajib pilih dengan rute star dari Taman Kota (City Park) Bumi Funuasingko, dan finish di kantor KPUD Morowali kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM) sekaligus pengundian hadiah.
Sejumlah hadiah hiburan disiapkan panitia, mulai dari Handphone, Kipas Angin, Rice Coocker, serta hadiah utama berupa televisi LED, dua buah lemari es, dan satu unit sepeda motor Honda Revo. Salah satu wartawan Tri Media Group, Darma Kusuma berhasil mendapatkan sebuah telavisi LED 32 inchi.
Terpisah, Komisioner KPU Sulteng, Syamsul Y Gafur mengatakan bahwa Pilkada Morowali merupakan yang istimewa di Sulteng karena tidak ada petahana yang ikut bertarung disebabkan Anwar Hafid-Sumisi Umi Marunduh telah dua periode menjabat. **
Morowali,- KOMISI Pemilihan Umum Derah (KPUD) Morowali menggelar rangkaian kegiatan launching tahapan pilkada, maskot dan jingle pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Morowali tahun 2018 di Lapangan Marsaoleh, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sabtu (22/7/2017) malam pekan kemarin.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Morowali, Anwar Hafid, Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU RI, Ilham Saputra, Ketua KPU Sulteng, Sahran Raden, Komisioner KPU Sulteng, Syamsul Y Gafur, perwakilan Partai Politik dan sekitar sepuluh ribu masyarakat yang memenuhi lapangan Marsaoleh.
Dalam sambutannya, Ketua KPUD Morowali, Wahyudin Abdul Wahid mengatakan, berdasarkan peraturan KPU dan UU no 10 tahun 2016 bahwa hak konstitusional masyarakat akan dilayani pada saat Pilkada Morowali jika memiliki KTP Elektronik. "Saya sangat berharap kepada masyarakat untuk sesegera mungkin untuk melakukan perekaman KTP, karena pada saat pemungutan suara tanggal 27 Juni 2018, masyarakat yang belum memiliki KTP Elektronik dan belum terdaftar dalam daftar pemilih tidak dapat terlayani hak konstitusionalnya" jelasnya.
Sementara, ketua KPU Sulteng, Sahran Raden berharap kepada seluruh masyarakat Morowali yang memiliki hak pilih untuk berbondong-bondong datang ke TPS pada saat pemungutan suara di Pilkada 2018 mendatang, serta menjaga keamanan demi mensukseskan Pilkada di Morowali.
"Saya berpesan kepada masyarakat bahwa pada tanggal 27 Juni 2018, masyarakat tanpa diundang berbondong-bondong datang ke TPS untuk melakukan pemungutan suara, dan mari kita kawal dan jaga pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Morowali, kita jaga persatuan, persaudaraan untuk keamanan, dan terpilihnya pemimpin yang akan datang yang akan memajukan Kabupaten Morowali untuk mensejahterakan rakyatnya" ungkapnya.
Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU RI, Ilham Saputra menyampaikan kepada seluruh partai politik agar melakukan konsultasi terkait pelaksanaan pemilu di kantor KPU. "Kepada seluruh partai politik, kalau mau konsultasi terkait pelaksanaan pemilu, silahkan datang ke kantor KPU untuk melakukan konsultasi, tidak boleh mengundang komisioner KPU untuk melakukan pertemuan di rumah, hotel dan sebagainya, sebab itu melanggar aturan" tegasnya.
Dia juga menambahkan, launching yang digelar KPUD Morowali menandakan bahwa seluruh pihak yang terkait sudah begitu antusias untuk ikut serta dalam Pilkada yang akan digelar secara serentak dengan 171 daerah lainnya di Indonesia pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.
Jumlah masyarakat yang membludak tersebut dikarenakan kehadiran juara Dangdut Academy 4 asal Desa Bakala Kecamatan Bungku Selatan,Fildan Rahayu yang membuat histeris para penonton. Nyaris terjadi keributan karena penonton yang memaksakan masuk ke dalam. Pagar tali pembatas panggung, namun akhirnya dapat diatasi oleh aparat keamanan dari TNI/Polri dan Satpol PP.
Fildan sendiri yang ditanyakan usai konser soal Pilkada Morowali tahun 2018 mengatakan agar masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya, memilih pemimpin yang sesuai dengan hati nurani, jujur dan amanah sehingga dapat membawa Kabupaten Morowali menuju arah yang lebih baik lagi ke depan. "Saya berharap agar masyarakat Morowali yang sudah wajib pilih dapat menggunakan haknya pada Pilkada mendatang sehingga mendapatkan pemimpin yang amanah untuk kabupaten Morowali yang lebih baik lagi ke depan" tuturnya.
Masih dalam rangkaian kegiatan KPUD, pada Minggu (23/7/2017), digelar jalan sehat yang diikuti sekitar 2.000 wajib pilih dengan rute star dari Taman Kota (City Park) Bumi Funuasingko, dan finish di kantor KPUD Morowali kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM) sekaligus pengundian hadiah.
Sejumlah hadiah hiburan disiapkan panitia, mulai dari Handphone, Kipas Angin, Rice Coocker, serta hadiah utama berupa televisi LED, dua buah lemari es, dan satu unit sepeda motor Honda Revo. Salah satu wartawan Tri Media Group, Darma Kusuma berhasil mendapatkan sebuah telavisi LED 32 inchi.
Terpisah, Komisioner KPU Sulteng, Syamsul Y Gafur mengatakan bahwa Pilkada Morowali merupakan yang istimewa di Sulteng karena tidak ada petahana yang ikut bertarung disebabkan Anwar Hafid-Sumisi Umi Marunduh telah dua periode menjabat. **

0 komentar:
Posting Komentar