Reporter/biro morut: akbedran mustapa/pariaman tambunan
Bungku Utara,- ARSULSAN L, Kepala Desa Lemo Kecamatan Bungku Utara Kabupaten Morowali Utara sejak menjabat 2013 lalu terus bekerja menggenjot berbagai program di desanya. Berkat kucuran ADD dan DD, program Presiden RI membangun desa dari pinggiran, agar semakin maju pembangunan di desa serta meningkatkan taraf hidup masyarakat desanya, kata Arsulsan pada Kaili Post baru-baru ini.
Diungkapkannya, semenjak mulai kades 2013 penyelesaian tapal batas antara Desa Lemo dengan Tanakuraya dapat diselesaikan dengan baik. ‘’Tidak ada konflik,’’ tegasnya. Program lainnya yaitu Rehabilitasi Balai Desa serta penambahan kursi Kantor Desa. Tahun 2015 membangun Kantor Desa, pembangunan MCK PAUD, Pembangunan Pos Kamling serta pembukaan jalan menuju lokasi Puskesmas dan penimbunan rawa-rawa.
Tahun 2016 membangun Gedung TK dan PAUD, pengadaan Hand tractor dua unit, pembangunan jalan lingkungan dusun tiga, pembangunan plat deker, pembangunan air bersih dusun tiga serta jalan lingkungan dari dusun satu ke dusun dua. Tahun 2017 Pembangunan jalan lingkungan dari dusun satu ke dusun empat menuju lokasi parawisata Verapadoa air terjun, pembangunan tempat penyulingan nilam, pembangunan air bersih dusun empat, pembangunan tanggul halaman kantor desa serta pembangunan riol di dusun dua.
Selain itu di bidang pemberdayaan Bintek aparatur desa ke Bali, hari-hari besar keagamaan dan perayaan 17 Agustus telah kami siapkan. ‘’Semuanya itu kami laksanakan bersama dengan para staf saya agar tercapai Visi-Desa ini yaitu Menumbuhkembangkan perekonomian desa secara bersama-sama membangun desa dengan masyarakat," ungkapnya.
Ia berharap jaringan PLN sudah masuk ke desa. ‘’Namun sampai sekarang masyarakat disini belum menikmatinya apa kendalanya mohon pemkab Morut selesaikan. Karena sudah 10 tahun listrik belum ada. Berharap juga Kepada Pemerintah Propinsi Sulteng jalan negara ini sudah hancur dan parah sering dilanda banjir kalau hujan untuk itu mohon perbaikannya segera direalisasikan,’’ pungkasnya. **
Bungku Utara,- ARSULSAN L, Kepala Desa Lemo Kecamatan Bungku Utara Kabupaten Morowali Utara sejak menjabat 2013 lalu terus bekerja menggenjot berbagai program di desanya. Berkat kucuran ADD dan DD, program Presiden RI membangun desa dari pinggiran, agar semakin maju pembangunan di desa serta meningkatkan taraf hidup masyarakat desanya, kata Arsulsan pada Kaili Post baru-baru ini.
Diungkapkannya, semenjak mulai kades 2013 penyelesaian tapal batas antara Desa Lemo dengan Tanakuraya dapat diselesaikan dengan baik. ‘’Tidak ada konflik,’’ tegasnya. Program lainnya yaitu Rehabilitasi Balai Desa serta penambahan kursi Kantor Desa. Tahun 2015 membangun Kantor Desa, pembangunan MCK PAUD, Pembangunan Pos Kamling serta pembukaan jalan menuju lokasi Puskesmas dan penimbunan rawa-rawa.
Tahun 2016 membangun Gedung TK dan PAUD, pengadaan Hand tractor dua unit, pembangunan jalan lingkungan dusun tiga, pembangunan plat deker, pembangunan air bersih dusun tiga serta jalan lingkungan dari dusun satu ke dusun dua. Tahun 2017 Pembangunan jalan lingkungan dari dusun satu ke dusun empat menuju lokasi parawisata Verapadoa air terjun, pembangunan tempat penyulingan nilam, pembangunan air bersih dusun empat, pembangunan tanggul halaman kantor desa serta pembangunan riol di dusun dua.
Selain itu di bidang pemberdayaan Bintek aparatur desa ke Bali, hari-hari besar keagamaan dan perayaan 17 Agustus telah kami siapkan. ‘’Semuanya itu kami laksanakan bersama dengan para staf saya agar tercapai Visi-Desa ini yaitu Menumbuhkembangkan perekonomian desa secara bersama-sama membangun desa dengan masyarakat," ungkapnya.
Ia berharap jaringan PLN sudah masuk ke desa. ‘’Namun sampai sekarang masyarakat disini belum menikmatinya apa kendalanya mohon pemkab Morut selesaikan. Karena sudah 10 tahun listrik belum ada. Berharap juga Kepada Pemerintah Propinsi Sulteng jalan negara ini sudah hancur dan parah sering dilanda banjir kalau hujan untuk itu mohon perbaikannya segera direalisasikan,’’ pungkasnya. **
0 komentar:
Posting Komentar