Reporter/biro parmout: Roy Lasakka
Parimo,- SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Parmout melibatkan seluruh Polsek sebagai bentuk upaya memudahkan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus warga yang tinggal di desa terpencil seperti dibeberapa wilayah di bagian utara Kabupaten Parmout. Demikian yang diungkapkan Kasat Lantas Polres Parmout, Iptu Abdhi Hendriatna kepada Kaili Post di ruang kerjanya, Selasa (18/7).
Abdhi mengatakan, saat ini pihaknya telah membangun koordinasi dengan seluruh Polsek yang nantinya akan ditindaklanjuti kepada Babinkamtibmas disetiap desa khususnya di bagian utara Kabupaten Parmout. Bagi warga yang berada di desa terpencil khususnya di bagian utara Kabupaten Parmout yang ingin membuat SIM kata dia, harus menyampaikan hal itu kepada Babinkamtibmas yang kemudian difasilitasi oleh pihak Polsek ke Kantor Polres Parmout.
Namun, bagi warga dari desa terpencil yang ingin membuat SIM yang difasilitasi oleh Babinkamtibmas dan Polsek harus sebanyak lima orang atau lebih. Dengan begitu, pada saat di Satlantas Polres Parmout, pembuatan SIM akan dilakukan secara kolektif atau keseluruhan.
Sehingga, banyaknya jumlah warga dari desa terpencil yang ingin membuat SIM, yang difasilitasi oleh Polsek dan Babinkamtibmas dapat terakomodir secara keseluruhan. "Berbeda kalau datangnya sendiri-sendiri untuk membuat SIM. Selain akan mengeluarkan biaya yang cukup banyak dalam perjalanan, pada saat di kantor kami harus mengantri lagi. Kan kasian kalau warga yang berasal dari bagian utara Kabupaten Parmout harus berhari-hari di Kota Parigi hanya untuk membuat SIM.
Dengan cara seperti itu, saya rasa warga di desa terpencil yang ingin membuat SIM pasti akan lebih mudah mendapatkan SIM," ujarnya.
Lanjut Abdhi mengatakan, pihaknya belum dapat mendekatkan pelayanan seperti menggunakan kendaraan SIM keliling karena hanya melayani perpanjangan saja. Menurutnya, hal itu merupakan upaya terakhir yang bisa dilakukan pihaknya dalam memberikan kemudahan terhadap warga yang berada di desa terpencil untuk mendapatkan SIM.
Pasalnya, selain letak desa-desa di bagian utara Kabupaten Parmout harus menempuh jarak yang begitu jauh, tidak ada lagi cara lain yang bisa dilakukan. "Kabupaten Parmout ini sangat panjang wilayah-wilayahnya. Makanya kami hanya bisa menggunakan cara seperti itu untuk memudahkan warga di desa terpencil membuat SIM. Dengan melibatkan pihak Polsek yang akan diteruskan ke setiap Babinkamtibmas, pasti dapat memudahkan warga," terangnya. **
Parimo,- SATUAN Lalulintas (Satlantas) Polres Parmout melibatkan seluruh Polsek sebagai bentuk upaya memudahkan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus warga yang tinggal di desa terpencil seperti dibeberapa wilayah di bagian utara Kabupaten Parmout. Demikian yang diungkapkan Kasat Lantas Polres Parmout, Iptu Abdhi Hendriatna kepada Kaili Post di ruang kerjanya, Selasa (18/7).
Abdhi mengatakan, saat ini pihaknya telah membangun koordinasi dengan seluruh Polsek yang nantinya akan ditindaklanjuti kepada Babinkamtibmas disetiap desa khususnya di bagian utara Kabupaten Parmout. Bagi warga yang berada di desa terpencil khususnya di bagian utara Kabupaten Parmout yang ingin membuat SIM kata dia, harus menyampaikan hal itu kepada Babinkamtibmas yang kemudian difasilitasi oleh pihak Polsek ke Kantor Polres Parmout.
Namun, bagi warga dari desa terpencil yang ingin membuat SIM yang difasilitasi oleh Babinkamtibmas dan Polsek harus sebanyak lima orang atau lebih. Dengan begitu, pada saat di Satlantas Polres Parmout, pembuatan SIM akan dilakukan secara kolektif atau keseluruhan.
Sehingga, banyaknya jumlah warga dari desa terpencil yang ingin membuat SIM, yang difasilitasi oleh Polsek dan Babinkamtibmas dapat terakomodir secara keseluruhan. "Berbeda kalau datangnya sendiri-sendiri untuk membuat SIM. Selain akan mengeluarkan biaya yang cukup banyak dalam perjalanan, pada saat di kantor kami harus mengantri lagi. Kan kasian kalau warga yang berasal dari bagian utara Kabupaten Parmout harus berhari-hari di Kota Parigi hanya untuk membuat SIM.
Dengan cara seperti itu, saya rasa warga di desa terpencil yang ingin membuat SIM pasti akan lebih mudah mendapatkan SIM," ujarnya.
Lanjut Abdhi mengatakan, pihaknya belum dapat mendekatkan pelayanan seperti menggunakan kendaraan SIM keliling karena hanya melayani perpanjangan saja. Menurutnya, hal itu merupakan upaya terakhir yang bisa dilakukan pihaknya dalam memberikan kemudahan terhadap warga yang berada di desa terpencil untuk mendapatkan SIM.
Pasalnya, selain letak desa-desa di bagian utara Kabupaten Parmout harus menempuh jarak yang begitu jauh, tidak ada lagi cara lain yang bisa dilakukan. "Kabupaten Parmout ini sangat panjang wilayah-wilayahnya. Makanya kami hanya bisa menggunakan cara seperti itu untuk memudahkan warga di desa terpencil membuat SIM. Dengan melibatkan pihak Polsek yang akan diteruskan ke setiap Babinkamtibmas, pasti dapat memudahkan warga," terangnya. **

0 komentar:
Posting Komentar