728x90 AdSpace

  • Latest News

    Senin, 27 Februari 2017

    RTH Petobo Palu Nagero, PPK Janji Kontraktor Akan Perbaiki



    REPORTER/EDITOR: MOH. RIDWAN

    PROYEK Pembangunan Rung Terbuka Hijau (RTH) Rp4,6 miliar di Kelurahan Petobo Kecamatan Palu Selatan sudah Nagero alias rusak. Kerjaan proyek itu dikerjakan asal-asalan. Fasilitas yang dibangun untuk ruang publik itu beberapa konstruksinya ditemukan banyak kerusakan, seperti plaster dinding paving block retak menganga, belum lagi sebagian Paving Block yang tak padat dan bisa dicabut mengguanakan tangan kosong.

    Proyek yang baru selesai dikerjakan sekitar dua bulan lalu, tidak menunjukan kualitas yang baik. Disinyalir, pekerjaan tersebut tak sesuai spesifikasi.

    Diketahui proyek pembangunan Doyata Petobo menghabiskan anggaran sebesar Rp 4,6 miliar menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2016 yang dikerjakan PT Fikri Bangun Persada (FBP).

    Proyek yang dikendalikan Dinas Cipta karuya Sulteng yang ditangani oleh Satuan Kerja (Satker) Penataan Bangunan dan Lingkungan (PBL), dengan masa pekerjaan selama 180 hari.  Menanggapi hal itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PBL, Fikar menyatakan, RTH Petobo masih masuk dalam tahap masa pemeliharaan yang masih menjadi kewenangan pihak rekanan. Sehingga, timbulnya kerusakan pada bagian konstruksi taman merupakan tanggung jawab kontraktor untuk memperbaikinya kembali.

    Bahkan kata dia, rekanan yang mengerjakan proyek tersebut terkena denda karena keterlambatan, yang seharusnya pekerjaan rampun awal Desember akhirnya molor hingga akhir Desember 2016. Karena persoalan pembebasan lahan oleh Pemerintah kota Palu. “Keterlambatan saat itu mengenai persoalan lahan sehingga pekerjaan di undur. Biar bagaimana pun kontraktor tetap kena denda,” terang Fikar saat ditemui diruang kerjannya, Senin (27/2).

    Selain itu, dirinya mengaku konstruksi gazebo yang ada di taman tersebut hanya menggunakan pondasi umpak dimana ke empat tiang gazebo dicor dan ditanam, sehingga terlihat tidak memiliki pondasi dasar. “Memang menggunakan pondasi umpak empat tiangnya di cor, sehingga terlihat seperti tidak menggunakan pondasi,” ujarnya.

    Adanya sebagian kerusakan konstruksi, Fikar mengatakan, akan segera menginstruksikan kepada pihak rekanan memperbaiki kembali bagian-bagian yang rusak, dimana masa pemeliharaan tersis tingga empat bulan ke depan.

    Hingga kini hasil pekerjaan RTH Petobo itu belum diserahkan kepada Pemkot Palu. Selain tiu dia juga mengaku, dirinya malah senang jika ada masyarakat melapor jika ada pekerjaan yang ditangani pihaknya rusak. “Saya malah suka, kalau ada masyarak melapor kekami kalau ada pekerjaan yang mulai rusak, sehingga ini menjadi catatan kami,” pungkasnya.***
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: RTH Petobo Palu Nagero, PPK Janji Kontraktor Akan Perbaiki Rating: 5 Reviewed By: iksan
    Scroll to Top