Reporter: Bambang sumantri
NYARIS SELURUH Pengendara kendaraan bermotor yang melintas di jalan poros Desa Matansala mengeluhkan debu dan becek yang ada di atas aspal.
Pasalnya, sejumlah truk yang memuat timbunan dari lokasi pengambilan material di sepanjang jalan menuju lokasi pekerjaan sekitar dua Kilometer dipenuhi debu dan tanah bergumpal yang jatuh dari truk. Pengguna jalan merasa sangat terganggu dengan debu, pasir, apalagi jika hujan jalanan menjadi licin dan beresiko terjadi kecelakaan. Warga sekitar mengaku telah menyampaikan hal tersebut kepada pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Morowali.
"Kami sangat terganggu dengan debu ini, kalau hujan atau disiram, jalanan malah jadi becek dan licin, ini kan bisa beresiko terjadi kecelakaan, padahal kami juga sudah menyampaikan kepada dinas Perhubungan agar kontraktornya diberikan peringatan untuk mengantisipasinya" kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Kepala Dinas Perhubungan, Harsono Lamusa yang dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengaku telah memperingati pihak kontraktor dan memerintahkan untuk membersihkan jalan raya tersebut demi kenyamanan dan keamanan pengendara, serta menutup bak muatan dengan terpal agar gumpalan-gumpalan tanah tidak jatuh dan mengotori aspal.
Pantauan media di lapangan, Kamis (20/4/2017), debu dan jalanan becek serta gumpalan-gumpalan tanah masih saja banyak berserakan dan benar-benar sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
Warga pun berharap agar pihak terkait segera melakukan tindakan tegas kepada pihak kontraktor agar tidak terjadi kesalahpahaman yang lebih jauh. **
0 komentar:
Posting Komentar